Kebakaran hutan yang meluas menjadi lebih sering dan parah karena perubahan iklim. Sistem deteksi dini yang lebih cepat dan akurat sangat penting. Deteksi Kebakaran Berbasis Satelit generasi baru menggunakan konstelasi satelit dengan sensor inframerah termal beresolusi tinggi dan temporal tinggi (seperti satelit milik Planet Labs atau NASA’s VIIRS) untuk memindai Bumi beberapa kali sehari.
AI dianalisis data multi-spektral ini untuk membedakan antara hotspot kebakaran dengan sumber panas lain (seperti kilang minyak atau pantulan matahari) dengan akurasi yang lebih tinggi. Sistem ini dapat mendeteksi kebakaran dalam waktu 10-15 menit setelah muncul, bahkan yang kecil (<10 meter), dan memprediksi arah penyebarannya berdasarkan data cuaca dan topografi. Informasi ini dikirim langsung ke petugas pemadam kebakaran di lapangan. Integrasi dengan data drone dan sensor tanah menciptakan gambaran situasi yang komprehensif. Teknologi ini adalah lompatan besar dari sistem observasi yang lebih lambat dan kurang akurat.
Sumber: Remote Sensing of Environment, “High-resolution satellite and AI for early wildfire detection” (2024); International Journal of Wildland Fire, “Operational fire spread forecasting using integrated satellite and weather data” (2023).