Neuromitologi – Studi Akademis tentang Cara Otak Menciptakan dan Mempercayai Mitos Modern

Departemen interdisipliner baru di universitas-universitas tahun 2026 adalah neuromitologi – studi tentang bagaimana struktur dan fungsi otak manusia menghasilkan, menyebarkan, dan memperkuat mitos modern. Ini mencakup bukan hanya cerita tradisional, tetapi juga keyakinan kolektif kontemporer seperti teori konspirasi, narasi politik, ideologi pasar, dan bahkan mitos teknologi.

Menggunakan pemindaian fMRI, studi priming subliminal, dan analisis jaringan sosial, neuromitologis memetakan “jalur neural mitopoiesis” – bagaimana otak mengubah pengalaman menjadi narasi, menambahkan elemen supranatural atau heroik, dan kemudian memperkuat keyakinan tersebut melalui mekanisme kognitif seperti bias konfirmasi dan identitas kelompok.

Penemuan mereka memiliki aplikasi praktis yang signifikan. Perusahaan pemasaran menggunakan wawasan neuromitologi untuk menciptakan “mitos merek” yang lebih efektif. Lembaga kesehatan masyarakat mengembangkan strategi untuk “imunisasi kognitif” terhadap mitos berbahaya tentang vaksin atau pengobatan. Pendidik merancang kurikulum yang mengajarkan “melek mitos” – kemampuan untuk mengenali dan mengevaluasi struktur naratif dari keyakinan apa pun.

Neuromitologi juga mempelajari “mitos yang bermanfaat” – narasi kolektif yang meski tidak sepenuhnya faktual, memiliki fungsi sosial atau psikologis positif, menimbulkan pertanyaan etis tentang kapan dan apakah mitos harus “ditelanjangi” oleh sains.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *