Geoengineering & Carbon Capture: Teknologi Kontroversial untuk Atasi Perubahan Iklim 2026

Dengan target nol emisi yang sulit dicapai, 2026 akan menjadi tahun di mana teknologi geoengineering dan penghilangan karbon skala besar mendapat investasi serius dan uji coba pertama. Ini adalah solusi kontroversial dengan risiko tinggi.

Ada dua pendekatan utama: 1) Carbon Dioxide Removal (CDR): Teknologi seperti Direct Air Capture (DAC) yang menyedot CO2 langsung dari atmosfer akan beroperasi di fasilitas skala megaton. Perusahaan seperti Climeworks dan Carbon Engineering akan membangun “pabrik udara” besar. 2) Solar Radiation Management (SRM): Proposal seperti penyemprotan aerosol sulfat ke stratosfer untuk memantulkan sinar matahari mungkin memasuki fase uji coba lapangan terbatas yang diawasi ketat, meski menimbulkan debat etika global. Proyek ini sangat mahal dan berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan (misalnya, mengubah pola hujan). 2026 akan menjadi tahun percakapan intensif tentang siapa yang mengendalikan “termostat Bumi”.