Untuk mengatasi latensi dan beban data dari jutaan sensor lalu lintas dan kendaraan otonom, kota-kota besar membangun platform edge computing terdistribusi. Unit pemrosesan komputasi tepi ditempatkan di persimpangan jalan strategis, di dalam tiang lampu, atau di stasiun BRT. Alih-alih mengirim semua data mentah ke pusat data cloud, data pemrosesan awal—seperti penghitungan kendaraan, deteksi pelanggaran, atau koordinasi lampu lalu lintas untuk satu kawasan—dilakukan secara lokal di unit edge ini. Hanya data agregat atau insiden penting yang dikirim ke pusat. Ini menghasilkan keputusan lalu lintas yang lebih cepat (dalam milidetik), mengurangi kemacetan secara real-time, dan menghemat bandwidth komunikasi secara masif. Sistem ini membentuk “sistem saraf tepi” yang cerdas untuk kota.
Related Posts
🔬 Hasil Riset: Online Education Tools – Temuan dan Rekomendasi
- admin
- Februari 3, 2026
- 2 min read
- 0
Akademi 2026: Psikologi Ekologi Digital: Memahami Kesejahteraan Manusia di Lingkungan Hybrid-Fisikal
- admin
- Januari 27, 2026
- 1 min read
- 0
Ekonomi Sirkular 4.0: Teknologi untuk Menutup Loop Material
- admin
- Januari 22, 2026
- 3 min read
- 0