Industri pertambangan Indonesia akan menghadapi tekanan besar untuk menjadi lebih berkelanjutan di 2026. Green Mining Tech akan jadi solusi. Drone dan sensor IoT akan memantau area tambang secara terus-menerus untuk parameter seperti kualitas air, debu, dan stabilitas lereng, mengirimkan alert dini jika melebihi ambang batas. AI dan machine learning digunakan untuk mengoptimalkan proses penambangan, mengurangi waste dan konsumsi energi. Teknologi pemulihan lahan (reklamasi) juga akan canggih: drone penyebar benih, sensor untuk memantau pertumbuhan vegetasi, dan penggunaan material bio-remediasi untuk menetralkan air asam tambang. Teknologi ini tidak hanya memenuhi standar lingkungan yang semakin ketat, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan citra perusahaan di mata investor global yang peduli ESG (Environmental, Social, and Governance).
Related Posts
🔬 Hasil Riset: Content Creation Platforms – Temuan dan Rekomendasi
- admin
- Februari 3, 2026
- 2 min read
- 0
Teknologi Verifikasi dan Autentikasi Digital Tanpa Kata Sandi (Passwordless)
- admin
- Januari 29, 2026
- 2 min read
- 0
Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management) di Era Hybrid Work
- admin
- Januari 21, 2026
- 1 min read
- 0