Passive IoT & Ambient IoT: Sensor Mungil yang Hidup dari Energi Sekitar 2026

Melampaui sensor IoT biasa yang butuh baterai, Passive IoT adalah revolusi jutaan sensor super-murah dan tanpa baterai yang mengambil daya dari lingkungan sekitar — seperti gelombang radio (RFID), getaran, cahaya, atau perbedaan suhu.

Di Indonesia 2026, teknologi ini akan menghubungkan dunia fisik secara masif. Setiap produk di rantai pasir dapat memiliki tag Passive IoT, memungkinkan pelacakan real-time dari pabrik hingga rak tanpa biaya logistik. Di ritel, Anda bisa mengisi keranjang belanja dan langsung keluar tanpa proses scan di kasir, karena sistem membaca semua tag secara otomatis. Di pertanian, sensor pasif di tanah memantau kelembaban dan mengirim data saat drone pembaca lewat di atasnya.

Tantangannya adalah membangun infrastruktur pembaca (reader) yang luas. Namun, potensinya luar biasa: menghemat biaya operasi, mengurangi limbah baterai, dan mencapai visi ambient intelligence di mana setiap objek dapat berkomunikasi tanpa kita sadari, menciptakan efisiensi yang sebelumnya tidak terbayangkan dalam logistik, ritel, dan manajemen aset.