Kita telah lama mendengar bahwa personalisasi adalah kunci dalam pemasaran modern, tetapi apa yang dimaksud dengan personalisasi saat ini seringkali hanya sebatas menyebut nama pelanggan di email atau memberikan rekomendasi produk berdasarkan riwayat pembelian sebelumnya. Era pemasaran hiperspersonal yang didorong oleh kecerdasan buatan membawa konsep ini ke tingkat yang sama sekali baru, di mana setiap interaksi dengan pelanggan disesuaikan secara real-time berdasarkan ribuan titik data yang mencakup tidak hanya perilaku masa lalu tetapi juga konteks saat ini seperti lokasi, cuaca, suasana hati yang dideteksi dari interaksi, dan bahkan peristiwa terkini dalam kehidupan pelanggan. Artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana teknologi di balik hiperspersonal bekerja, mulai dari pengumpulan dan integrasi data dari berbagai sumber, hingga model machine learning yang mampu memprediksi apa yang paling relevan bagi pelanggan tertentu pada saat tertentu, dan bagaimana semua ini diterjemahkan ke dalam pengalaman yang terasa ajaib bagi pelanggan.
Related Posts
📊 Studi Kasus: IoT Home Automation – Success Stories dari Industri
- admin
- Februari 2, 2026
- 2 min read
- 0
Bank Cadangan Perhatian: Menyimpan dan Menginvestasikan “Kuota Perhatian” yang Tidak Terpakai
- admin
- Januari 30, 2026
- 2 min read
- 0