Pemalsuan minyak zaitun dengan mencampurnya dengan minyak nabati murah seperti minyak sawit atau minyak biji bunga matahari adalah praktik kecurangan yang merugikan konsumen dan merusak reputasi produk berkualitas. Metode pengujian konvensional seperti kromatografi gas mahal dan membutuhkan laboratorium lengkap. Teknologi spektroskopi FTIR yang dikombinasikan dengan analisis kemometrik menawarkan alternatif cepat, non-destruktif, dan relatif murah. Setiap minyak memiliki sidik jari spektrum inframerah unik yang mencerminkan komposisi ikatan kimianya. Dengan membangun model kalibrasi menggunakan sampel minyak murni dan campuran buatan, algoritma dapat mendeteksi keberadaan minyak asing dalam sampel uji dengan akurasi tinggi hanya dalam hitungan menit, memberdayakan pengawas pasar dan importir untuk melakukan verifikasi kualitas secara rutin.
Related Posts
⚖️ Perbandingan: Cybersecurity Advancements – Mana yang Lebih Baik?
- admin
- Februari 6, 2026
- 2 min read
- 0
Case Study: Bagaimana Wearable Diagnostics Meningkatkan Efisiensi 2026-2027
- admin
- Februari 18, 2026
- 5 min read
- 0
Studi Kasus: Implementasi Organ-on-chip di Perusahaan Indonesia 2026-2027
- admin
- Februari 18, 2026
- 4 min read
- 0