Aplikasi Belajar Menari Tradisional: Video Interaktif dengan AI yang Koreksi Gerakan Tari

Yogyakarta, Maret 2026 – Tari tradisional Indonesia kaya dan indah, tapi sulit dipelajari karena butuh guru langsung. Tidak semua orang bisa datang ke sanggar tari. Aplikasi “Tari Nusantara” hadir mengajarkan tari secara interaktif.

Aplikasi ini berisi video tutorial tari dari berbagai daerah: Saman, Pendet, Jaipong, Reog, dan lainnya. Penari profesional mendemonstrasikan gerakan step by step, dijelaskan makna dan filosofinya.

Yang membuatnya istimewa adalah fitur koreksi AI. Pengguna menari di depan ponsel, kamera merekam, AI membandingkan dengan gerakan standar. Jika ada kesalahan, aplikasi memberi koreksi: “angkat tangan lebih tinggi”, “lambatkan gerakan”, “tunduk lebih dalam”.

Skor diberikan setelah selesai, memotivasi pengguna untuk terus berlatih. Bisa juga tantangan dengan teman, siapa yang dapat skor tertinggi.

Dalam 6 bulan, aplikasi diunduh 1 juta kali, tidak hanya di Indonesia tapi juga mancanegara. Diaspora Indonesia belajar tari untuk acara budaya. Turis asing belajar sebelum datang ke Indonesia.

Seorang penari muda di Bali bersyukur. “Saya tinggal di desa terpencil, tidak ada sanggar tari. Dengan aplikasi ini, saya bisa belajar tari Legong sendiri. Sekarang saya sudah bisa tampil di acara desa.”

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendukung penuh aplikasi ini sebagai upaya pelestarian budaya. Targetnya, 10 juta generasi muda bisa menari tradisional pada 2030.