Model ekonomi linier “ambil, buat, buang” telah mencapai batasnya. Model bisnis ekonomi sirkular muncul sebagai solusi, mendesain produk dan sistem untuk menjaga material tetap digunakan selama mungkin, menghilangkan konsep sampah. Ini bukan sekadar daur ulang, tetapi perubahan fundamental dalam desain produk, model kepemilikan, dan rantai nilai.
Contoh inovatif termasuk model “produk sebagai layanan”. Perusahaan seperti MUD Jeans menawarkan sewa celana jeans; setelah masa pakai, jeans dikembalikan untuk diperbaiki, dipakai ulang, atau didaur ulang menjadi material baru. Perusahaan tetap memegang kepemilikan material, sehingga terdorong untuk membuat produk yang tahan lama dan dapat diperbaiki.
Model lain adalah platform simbiosis industri, di mana limbah dari satu industri menjadi bahan baku bagi industri lain. Platform digital seperti Circulor menggunakan blockchain untuk melacak aliran material, membuka peluang kolaborasi yang sebelumnya tidak terlihat. Tantangan bisnisnya adalah mengubah mindset dari menjual volume produk sekali pakai, ke menghasilkan nilai dari layanan pemeliharaan, perbaikan, dan pengelolaan material jangka panjang. Model ini bukan hanya berkelanjutan, tetapi juga membangun ketahanan bisnis terhadap kelangkaan sumber daya dan fluktuasi harga bahan baku.