Dumbbell adalah alat latihan paling umum, tetapi sulit mengukur progres tanpa mencatat manual. Sering lupa sudah berapa repetisi, atau tidak tahu kapan harus naik berat. Tahun 2026, dumbbell pintar hadir dengan sensor gerak yang secara otomatis menghitung repetisi, set, dan volume angkatan, memberikan rekomendasi berat ideal untuk latihan berikutnya.
Sensor di dalam dumbbell mendeteksi setiap gerakan naik turun, membedakan antara repetisi valid dan gerakan istirahat. Aplikasi menampilkan jumlah repetisi real-time, bergetar saat mendekati target. Setelah set selesai, aplikasi mencatat dan menampilkan istirahat timer.
Yang paling berguna adalah rekomendasi berat. Berdasarkan performa pada latihan sebelumnya, aplikasi akan menyarankan apakah pengguna harus naik berat, turun berat, atau tetap. Jika pengguna mampu melakukan 12 repetisi dengan mudah, sistem akan merekomendasikan tambah 2 kg untuk latihan berikutnya.
Seorang pengguna di Bandung, Andi (28 tahun), menceritakan: “Saya bingung kapan harus naik berat, sering asal-asalan. Dengan dumbbell ini, saya tahu persis kapan harus naik. Dalam 6 bulan, kekuatan saya naik 50 persen, lebih terstruktur.”
Dumbbell ini tersedia dalam set dengan berbagai berat, dari 1 kg hingga 20 kg. Baterai bertahan hingga 6 bulan. Harga set lengkap sekitar 5 juta rupiah, investasi untuk home gym yang efektif.