Tahun 2026 meluncurkan ekonomi trajektori, paradigma ekonomi yang menilai entitas (individu, perusahaan, gagasan) berdasarkan lintasan momentum dan potensi masa depan mereka, bukan berdasarkan kinerja historis atau nilai saat ini. Menggunakan AI prediktif yang menganalisis ribuan variabel—dari pola belajar dan jaringan kolaborasi hingga ketahanan terhadap kegagalan—sistem memberikan “skor trajektori” yang dinamis. Startup dengan pendapatan rendah tetapi tim yang belajar cepat dan model yang sangat adaptif dapat memiliki nilai trajektori yang lebih tinggi daripada perusahaan mapan yang stagnan. Individu dinilai berdasarkan kurva kapasitas mereka, bukan gelar atau pengalaman masa lalu. Pasar modal beroperasi di “ruang fase ekonomi” di mana nilai berfluktuasi berdasarkan proyeksi lintasan. Sistem ini menciptakan insentif untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan adaptasi, menghukum kemandekan bahkan jika menguntungkan dalam jangka pendek, dan memberikan penghargaan kepada mereka yang berada di jalur yang menjanjikan meskipun belum mencapai kesuksesan material. Ekonomi trajektori adalah pasar untuk masa depan yang mungkin, yang menghargai kecepatan dan arah di atas posisi saat ini.
Related Posts
Perbandingan Organ-on-chip vs Telemedicine Platforms: Mana yang Tepat? 2026-2027
- admin
- Februari 23, 2026
- 5 min read
- 0
Cara Implementasi Organ-on-chip untuk Bisnis Indonesia 2026-2027
- admin
- Februari 24, 2026
- 4 min read
- 0