Green Data Centers & Sustainable IT: Komputasi Ramah Lingkungan Menjadi Keharusan 2026

Kesadaran keberlanjutan dan biaya energi mendorong transformasi infrastruktur digital Indonesia. Green Data Centers menjadi standar baru. Pusat data mulai beralih ke sumber energi terbarukan seperti PLTS atap, menerapkan sistem pendingin canggih menggunakan udara alamiah atau cairan, dan mendaur ulang panas buangan untuk kebutuhan lain. Konsep Sustainable IT juga merambah: perusahaan mengadopsi prinsip cloud-native untuk efisiensi server, memperpanjang siklus hidup perangkat keras, dan menggunakan perangkat lunak yang dioptimalkan untuk konsumsi energi rendah. Tren ini bukan hanya tentang citra, tetapi menjadi faktor kompetitif yang memengaruhi biaya operasional dan kepatuhan terhadap standar lingkungan global.