Hyperautomation, sebuah istilah yang dipopulerkan oleh Gartner, adalah pendekatan yang disiplin dan bisnis-driven untuk mengidentifikasi, memeriksa, dan mengotomatisasi proses bisnis dan TI sebanyak mungkin. Ini bukan tentang satu alat, tetapi tentang kombinasi sinergis dari beberapa teknologi: Process Mining dan Task Mining untuk menemukan dan menganalisis proses seperti adanya, Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomatisasi tugas berbasis aturan, AI (NLP, Computer Vision) untuk menangani pekerjaan tidak terstruktur, low-code platforms untuk pengembangan aplikasi cepat, dan integration Platform as a Service (iPaaS) untuk menghubungkan semuanya.
Akademi Hyperautomation bersifat strategis dan arsitektural. Peserta akan belajar bagaimana memimpin inisiatif hyperautomation: memulai dengan proses mining untuk membuat peta proses digital dan mengidentifikasi titik-titik dengan ROI otomatisasi terbaik. Mereka kemudian akan merancang solusi yang menggabungkan RPA bot untuk langkah-langkah yang terstruktur, panggilan API ML untuk klasifikasi dokumen atau ekstraksi data, dan alur kerja low-code untuk pengecualian dan pengawasan manusia. Pengukuran dampak dan manajemen perubahan untuk tenaga kerja yang terdampak juga merupakan komponen kunci. Hyperautomation adalah kereta api ekspres untuk transformasi digital, memungkinkan organisasi untuk mencapai efisiensi operasional pada skala yang sebelumnya tidak terbayangkan.
Sumber Referensi: Gartner. “Hyperautomation.” (Definisi, siklus hype, dan panduan strategis dari pencetus istilah). https://www.gartner.com/en/information-technology/glossary/hyperautomation