Pemalsuan minyak zaitun dengan mencampurnya dengan minyak nabati murah seperti minyak sawit atau minyak biji bunga matahari adalah praktik kecurangan yang merugikan konsumen dan merusak reputasi produk berkualitas. Metode pengujian konvensional seperti kromatografi gas mahal dan membutuhkan laboratorium lengkap. Teknologi spektroskopi FTIR yang dikombinasikan dengan analisis kemometrik menawarkan alternatif cepat, non-destruktif, dan relatif murah. Setiap minyak memiliki sidik jari spektrum inframerah unik yang mencerminkan komposisi ikatan kimianya. Dengan membangun model kalibrasi menggunakan sampel minyak murni dan campuran buatan, algoritma dapat mendeteksi keberadaan minyak asing dalam sampel uji dengan akurasi tinggi hanya dalam hitungan menit, memberdayakan pengawas pasar dan importir untuk melakukan verifikasi kualitas secara rutin.
Related Posts
Teknologi Kolaborasi Jarak Jauh yang Membuat Tim Tersebar Bisa Bekerja Seefektif Tatap Muka
- admin
- Februari 17, 2026
- 1 min read
- 0
Pembelajaran Mesin untuk Dekripsi dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara yang Rusak
- admin
- Februari 4, 2026
- 1 min read
- 0