Masalah sampah dimulai dari rumah, dan solusi 2026 hadir dalam bentuk station daur ulang pintar berukuran kabinet dapur. Dilengkapi computer vision dan robotik sederhana, alat ini dapat secara otomatis mengidentifikasi, memilah, dan memampatkan berbagai jenis sampah: plastik, kertas, logam, sisa organik.
Pengguna cukup memasukkan sampah campuran, dan sistem akan melakukan sisanya—bahkan membersihkan kemasan bekas makanan. Sampah organik langsung diproses menjadi kompos atau biogas mini untuk penggunaan rumah. Data pemilahan dikirim ke layanan pengelolaan sampah kota, memungkinkan insentif berbasis performa daur ulang. Tantangan teknis adalah mengatasi ribuan variasi kemasan dan menjaga kebersihan sistem. Namun, dengan mengurangi beban kerja pemilahan dan memberikan umpan balik langsung, teknologi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan tingkat daur ulang kota secara drastis dari hulu.