Pendahuluan
Keamanan rumah konvensional (kunci, CCTV pasif) tidak mencegah pencuri masuk. Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan yang mengenali wajah dan hanya memberi akses ke penghuni serta mencatat tamu.
Desain Sistem
Hardware:
- Kamera: ESP32-CAM di pintu depan
- Solenoid lock untuk membuka pintu
- Raspberry Pi 4 untuk processing
- Buzzer untuk alarm
- LCD untuk menampilkan pesan
Alur Kerja
- Kamera menangkap wajah orang di depan pintu
- Face recognition dengan FaceNet (embedding 128-d) membandingkan dengan database penghuni
- Jika cocok (threshold <0,6), pintu terbuka otomatis
- Jika tidak cocok, wajah disimpan sebagai “tamu”, notifikasi ke pemilik via WhatsApp dengan foto
- Pemilik dapat membukakan pintu dari jarak jauh via aplikasi (jika tamu dikenal)
Database
- Penghuni: 10 wajah (masing-masing 5 foto)
- Tamu tetap: tetangga, asisten rumah tangga (dengan izin)
Fitur Tambahan
- Deteksi malam dengan IR LED
- Log akses: foto + timestamp
- Alarm jika ada percobaan paksa (sensor getar di pintu)
Implementasi
Diuji di 10 rumah perumahan selama 3 bulan.
Hasil
- Akurasi pengenalan penghuni: 98% (siang), 93% (malam)
- False negative (penghuni tidak dikenali): 2% (karena pencahayaan ekstrem)
- False positive (orang asing dikenali sebagai penghuni): 0,5%
- Notifikasi WhatsApp sampai <5 detik
- Pemilik membuka pintu jarak jauh rata-rata 3 kali/minggu untuk tamu
Pembahasan
Kacamata, topi, perubahan gaya rambut mempengaruhi akurasi. Diperlukan update database berkala. Untuk keamanan ekstra, kombinasikan dengan PIN.
Kesimpulan
Sistem keamanan face recognition efektif, praktis, dan meningkatkan rasa aman penghuni.
Kata Kunci: Face Recognition, Keamanan Rumah, ESP32-CAM, Raspberry Pi, Smart Home