Pendahuluan
pH nutrisi hidroponik sangat mempengaruhi penyerapan unsur hara. Fluktuasi pH menyebabkan defisiensi atau toksisitas. Penelitian ini merancang sistem kontrol otomatis pH menggunakan logika fuzzy.
Sistem Hidroponik
Metode Deep Flow Technique (DFT) dengan 100 lubang tanam selada. Volume nutrisi 200 liter.
Desain Kontrol
Hardware:
- Mikrokontroler: Arduino Uno
- Sensor: pH probe (dengan modul)
- Aktuator: Pompa peristaltik untuk larutan pH up (KOH) dan pH down (H3PO4)
- Mixer untuk homogenisasi
Algoritma Fuzzy:
Input: error pH (setpoint – actual) dan delta error
Output: durasi pompa (0-10 detik)
Himpunan fuzzy: NB (negatif besar), NS (negatif kecil), Z (nol), PS (positif kecil), PB (positif besar)
Aturan: 25 aturan (contoh: if error NB and delta NS then pump_down PB)
Implementasi
Setpoint pH 6,0 (untuk selada). Sistem membaca pH setiap 10 detik, mengaktifkan pompa jika error >0,2.
Hasil
Sistem mampu menjaga pH pada 6,0 ±0,2 meskipun ada gangguan (penambahan air, pertumbuhan tanaman). Respon settling time <5 menit. Overshoot minimal. Konsumsi larutan pH down 50 ml/hari, pH up 30 ml/hari.
Perbandingan
Dibanding kontrol on-off (histeresis 0,5): fuzzy lebih stabil (fluktuasi lebih kecil) dan lebih hemat larutan (20% lebih sedikit).
Pembahasan
Fuzzy logic mampu menangani non-linearitas proses. Kalibrasi pH probe rutin setiap minggu diperlukan.
Kesimpulan
Kontrol pH otomatis dengan logika fuzzy efektif menjaga stabilitas nutrisi hidroponik, meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Kata Kunci: Hidroponik, Kontrol pH, Logika Fuzzy, Otomatisasi, Arduino