Automasi proses robotik (RPA) menggunakan “bot” perangkat lunak untuk meniru tindakan manusia yang berulang dan berbasis aturan dalam antarmuka aplikasi digital, seperti menyalin data dari email ke sistem ERP. Namun, evolusinya adalah Intelligent Automation (IA), yang menggabungkan RPA dengan teknologi kognitif seperti OCR (Optical Character Recognition), NLP (Natural Language Processing), dan machine learning untuk menangani proses yang lebih kompleks, tidak terstruktur, dan memerlukan keputusan sederhana. Contohnya adalah bot yang dapat membaca faktur dalam berbagai format, memahami isinya, dan memasukkan data ke dalam sistem pembayaran sambil menandai ketidaksesuaian.
Akademi ini melatih Automation Developers dan Solution Architects. Peserta akan belajar menggunakan platform RPA terkemuka (UiPath, Automation Anywhere, Blue Prism) untuk merancang, mengembangkan, dan mengelola bot. Mereka kemudian akan mendalami integrasi dengan layanan AI cloud (seperti AWS Textract atau Azure Cognitive Services) untuk menambahkan kecerdasan. Aspek penting lainnya adalah mengelola digital workforce secara terpusat, memantau kinerja bot, dan menangani pengecualian (exceptions). Implementasi yang sukses membutuhkan pemetaan proses bisnis (process mining) yang cermat untuk mengidentifikasi kandidat otomatisasi dengan ROI tertinggi. IA adalah tulang punggung transformasi digital di banyak industri, khususnya di sektor keuangan, asuransi, dan layanan bersama (shared services), di mana ia meningkatkan akurasi, kecepatan, dan membebaskan karyawan manusia untuk tugas yang bernilai lebih tinggi.
Sumber Referensi: IEEE Transactions on Services Computing. “Robotic Process Automation: A Systematic Literature Review.” (Tinjauan akademis komprehensif tentang konsep, alat, dan tantangan RPA). https://www.computer.org/csdl/journal/sc