Distributed Acoustic Sensing (DAS) mengubah kabel serat optik standar menjadi ribuan sensor sepanjang kabel yang terus-menerus. Sistem ini menyuntikkan pulsa laser ke serat dan menganalisis cahaya yang dipantulkan kembali (efek Rayleigh backscatter). Setiap gangguan mekanis atau akustik sepanjang kabel (dari getaran, tekanan, atau suhu) mengubah properti pantulan, memungkinkan sistem untuk melokalisasi dan mengkarakterisasi kejadian tersebut.
Aplikasi untuk kesehatan struktural sangat luas: memantau integritas pipabel minyak/gas, kabel listrik bawah laut, terowongan, jembatan, dan jalur kereta api sepanjang ratusan kilometer. DAS dapat mendeteksi kebocoran pipa, aktivitas penggali liar yang mencurigakan, deformasi tanah sebelum longsor, atau keausan pada rel kereta. AI digunakan untuk membedakan antara ancaman sebenarnya dan gangguan biasa (seperti lalu lintas hewan). Teknologi ini memberikan pemantauan real-time, 24/7, dan berbiaya efektif untuk infrastruktur kritis.
Sumber: Structural Health Monitoring, “DAS for infrastructure monitoring: applications and challenges” (2024); The Leading Edge (SEG), “Distributed fiber-optic sensing for geophysical applications” (2023).