Kata sandi telah lama menjadi titik lemah keamanan siber. Teknologi autentikasi tanpa kata sandi (passwordless) menghapusnya sepenuhnya, menggantikannya dengan metode yang lebih aman dan nyaman. Metode ini mencakup: (1) Faktor kepemilikan, seperti kunci keamanan fisik (YubiKey) atau aplikasi autentikator di ponsel; (2) Faktor biometrik, seperti pemindaian sidik jari, pengenalan wajah, atau pemindaian iris; dan (3) Faktor kepemilikan plus biometrik, seperti membuka kunci aplikasi bank dengan wajah + memiliki ponsel tersebut. Standar seperti FIDO2/WebAuthn memungkinkan login ke website hanya dengan sidik jari atau kunci keamanan, tanpa kata sandi sama sekali.
Adopsi di Berbagai Sektor dan Model Bisnis: Sektor perbankan dan fintech menjadi pelopor, karena tuntutan keamanan tinggi dan regulasi. Perusahaan seperti Google, Microsoft, dan Apple juga mendorong ekosistem bebas kata sandi di produk konsumen mereka. Manfaat bisnis jelas: meningkatkan keamanan (menghilangkan risiko phishing, kebocoran, atau kata sandi lemah), meningkatkan pengalaman pengguna (tidak perlu mengingat atau mengubah kata sandi), dan mengurangi biaya dukungan IT untuk reset kata sandi. Peluang bisnis muncul bagi penyedia solusi autentikasi, pembuat hardware security key, dan integrator sistem. Pendidikan di bidang keamanan siber harus mengajarkan prinsip autentikasi modern, kriptografi yang mendasarinya, dan desain sistem yang ramah pengguna (usability). Tantangan utama adalah inersia pengguna dan kompleksitas implementasi di sistem warisan (legacy), tetapi trennya tak terbendung menuju dunia yang benar-benar tanpa kata sandi.