Kepedasan dari cabai disebabkan oleh senyawa kapsaisin, yang sifatnya sangat kuat dan sulit dikendalikan dalam formulasi makanan. Ketidakkonsistenan tingkat pedas antar batch produk sering menjadi masalah. Solusinya terletak pada teknologi enkapsulasi pada tingkat molekuler. Siklodekstrin, molekul berbentuk donat yang berasal dari pati, memiliki rongga hidrofobik di tengahnya yang dapat menjebak molekul kapsaisin. Enkapsulasi ini melindungi kapsaisin dari degradasi, memungkinkan pelepasan yang terkendali saat produk dikunyah, dan yang terpenting, memungkinkan pengukuran dan standardisasi tingkat kepedasan dengan presisi tinggi. Produsen dapat menciptakan produk dengan level pedas yang konsisten, dari level 1 hingga level 10, tanpa variasi batch-to-batch.
Related Posts
Passive Income melalui Algorithmic Trading: Ilusi “Uang Otomatis” atau Strategi Investasi yang Valid untuk Tech Savvy?
- admin
- Januari 23, 2026
- 3 min read
- 0
# University of Michigan: Public Ivy dan Masa Depan teknologi dan pendidikan
- admin
- Februari 8, 2026
- 2 min read
- 0
Cara Implementasi mRNA Therapeutics untuk Bisnis Indonesia 2026-2027
- admin
- Februari 18, 2026
- 5 min read
- 0