Pengembangan daging analog tidak hanya bergantung pada protein terisolasi, tetapi juga pada pemanfaatan bahan pangan utuh yang lebih dikenal konsumen. Riset di Universitas Gadjah Mada mengeksplorasi kombinasi jamur tiram (sumber tekstur berserat alami) dan kacang merah (sumber protein dan karbohidrat kompleks) untuk menghasilkan nugget nabati. Kunci utama mendapatkan tekstur menyerupai daging adalah penggunaan teknik high moisture extrusion, di mana campuran bahan diproses dalam ekstruder dengan kadar air tinggi dan suhu terkendali, menghasilkan struktur berlapis dan berserat yang meniru serat otot. Nugget yang dihasilkan memiliki kandungan protein seimbang, tekstur juicy, dan profil rasa yang dapat diterima, menawarkan alternatif produk nabati berbasis bahan lokal yang lebih terjangkau.
Related Posts
📰 Berita Terbaru: AI-Driven Healthcare Revolution – Update Perkembangan Teknologi
- admin
- Februari 3, 2026
- 2 min read
- 0
Digital Biomarkers atau Digital Biomarkers: Analisis Lengkap 2026-2027
- admin
- Februari 16, 2026
- 5 min read
- 0
Perbandingan CRISPR Gene Editing vs Organ-on-chip: Mana yang Tepat? 2026-2027
- admin
- Februari 16, 2026
- 4 min read
- 0