Ubi jalar ungu kaya antosianin dan pati, termasuk pati resisten yang berpotensi sebagai prebiotik. Kombinasi dengan probiotik menghasilkan produk sinbiotik dengan manfaat kesehatan sinergis. Riset di Universitas Brawijaya mengembangkan minuman probiotik berbasis ubi jalar ungu. Ubi jalar diolah menjadi puree, diencerkan, ditambah gula, disterilisasi, kemudian diinokulasi dengan Lactobacillus casei strain lokal. Fermentasi berlangsung 24-48 jam pada suhu 37°C hingga pH mencapai 4,2-4,5. Analisis menunjukkan viabilitas probiotik mencapai 10⁸-10⁹ CFU/ml selama fermentasi dan tetap di atas 10⁷ CFU/ml setelah 4 minggu penyimpanan dingin. Kandungan antosianin relatif stabil selama fermentasi dan penyimpanan. Pati resisten alami ubi jalar berperan sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan probiotik. Minuman sinbiotik ini memiliki potensi sebagai pangan fungsional untuk kesehatan pencernaan dan antioksidan.
Related Posts
Cognitive Automation untuk Proses Bisnis: Melampaui RPA Menuju Automasi yang “Berpikir”
- admin
- Januari 23, 2026
- 2 min read
- 0
🚀 Tren Terkini: Cryptocurrency Trading – Analisis Perkembangan Tahun 2026
- admin
- Februari 3, 2026
- 2 min read
- 0
Kematian Password & Kebangkitan ‘Passthought’: Evolusi Keamanan Siber dalam Ekosistem Finansial Indonesia
- admin
- Januari 24, 2026
- 5 min read
- 0