Deep Ocean Water (DOW) dari kedalaman 200-600 meter memiliki suhu dingin (4-10°C), steril, dan kaya mineral. Proyek ini mengembangkan fasilitas pemanfaatan DOW di tiga lokasi: Selat Lombok, Laut Banda, dan Perairan Biak. Air laut dalam dipompa, diolah dengan reverse osmosis bertekanan rendah (memanfaatkan perbedaan suhu dengan air permukaan), menghasilkan air mineral siap minum dengan TDS 50-100 ppm dan kandungan elektrolit seimbang. Limbah konsentrat RO yang kaya litium (0,1-0,2 ppm) diproses lebih lanjut dengan adsorben mangan oksida selektif untuk menghasilkan litium karbonat—bahan baku baterai kendaraan listrik. Kapasitas awal: 10 juta liter air mineral dan 100 ton litium karbonat per tahun. KKP bersama PT Semen Indonesia, PT Indonesia Battery Corporation, dan investor swasta mengembangkan model bisnis yang mengintegrasikan pariwisata kesehatan (pemandian air laut dalam) dan industri strategis. Indonesia tidak lagi hanya mengimpor litium, tetapi juga memproduksinya dari sumber daya laut sendiri.
Related Posts
Panduan Step-by-Step Digital Biomarkers untuk Pemula 2026-2027
- admin
- Februari 22, 2026
- 4 min read
- 0
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Vaksin berbasis IoT dengan Notifikasi Real-time
- admin
- Maret 9, 2026
- 2 min read
- 0
Perbandingan Wearable Diagnostics vs Telemedicine Platforms: Mana yang Tepat? 2026-2027
- admin
- Februari 23, 2026
- 5 min read
- 0