Kulit jeruk merupakan limbah industri jus yang melimpah dan kaya pektin. Ekstraksi konvensional dengan pemanasan asam memakan waktu 1-2 jam. Ekstraksi berbantuan gelombang mikro (microwave-assisted extraction) menawarkan efisiensi waktu dan energi. Radiasi microwave memanaskan pelarut dan jaringan kulit jeruk secara volumetrik, mempercepat hidrolisis protopektin menjadi pektin terlarut. Riset di Universitas Jember mengoptimasi daya microwave (300-600 watt) dan waktu iradiasi (5-15 menit) untuk mengekstrak pektin dari kulit jeruk keprok. Hasil optimal diperoleh pada daya 450 watt selama 10 menit, menghasilkan rendemen pektin setara ekstraksi konvensional 90 menit. Pektin yang dihasilkan memiliki derajat metoksilasi tinggi (di atas 70 persen) dan kemampuan membentuk gel yang setara pektin komersial, sangat potensial untuk aplikasi industri selai dan jelly.
Related Posts
Autonomous Ships: Kapal Kargo Tanpa Awak yang Melintasi Samudra Sendiri
- admin
- April 18, 2026
- 4 min read
- 0
Panduan Lengkap CRISPR Gene Editing di Indonesia 2026-2027: Strategi Implementasi
- admin
- Februari 22, 2026
- 5 min read
- 0